Penyakit Ginjal Gejala Awal

Ginjal merupakan salah satu organ penting bagi tubuh manusia. Kerusakan ginjal dapat menurunkan fungsinya. Penurunan dari fungsi ginjal dapat menimbulkan beragam masalah, bahkan dapat menimbulkan komplikasi. Penting untuk mengenali gejala awal penyakit ginjal, agar tidak terlambat dalam menanganinya.

Ginjal berfungsi untuk menyaring darah yang mengalir dari seluruh tubuh. Dari penyaringan ini, ginjal akan memisahkan racun, mengatur keseimbangan elektrolit, dan mengontrol keseimbangan cairan dalam tubuh.

Darah yang disaring ini kemudian akan keluar dari tubuh dalam bentuk urine. Seperti yang disebutkan di atas, kerusakannya dapat menurunkan fungsi ginjal. Beberapa penyakit ginjal pun memiliki kemungkinan untuk muncul. Seperti infeksi ginjal, gagal ginjal, batu ginjal, kista ginjal, hingga kanker ginjal.

Resiko Penyakit Ginjal

Berikut ini adalah orang-orang yang berisiko mengalami penyakit ginjal akut:

– Mengalami infeksi parah atau sepsis.

– Penyumbatan pada saluran kencing.

– Berusia di atas 65 tahun.

– Sudah pernah mengalami gangguan ginjal atau penyakit kronis lain seperti gagal jantung, penyakit hati, atau diabetes.

– Mengonsumsi obat-obatan tertentu.

– Mengalami dehidrasi.

Gejala Awal Penyakit Ginjal

Gejala awal penyakit ginjal terkadang tidak benar-benar disadari atau tidak muncul hingga pada akhirnya fungsi utama ginjal mulai menghilang. Perhatikanlah beberapa gejala awal penyakit ginjal di bawah ini. Segera periksakan diri ke dokter jika Anda merasa ada beberapa gejala yang Anda rasakan.

1. Perubahan Buang air kecil

Ginjal bekerja keras sepanjang hari untuk menghasilkan urin Oleh karena itu, ketika ia tidak bekerja secara normal, maka yang langsung dapat kita amati adalah adanya perubahan atau tanda-tanda abnormal pada urin.

2. Sering Kencing

Gejala pertama dan terpenting adalah sering buang air kecil, terutama pada malam hari, mungkin merupakan indikasi awal bahwa seseorang bisa menderita gagal ginjal.

3. Perubahan warna Urin

Hal lain yang dapat kita lihat adalah warna urin; yang biasanya berwarna kuning jernih menjadi keruh atau kuning keckolatan. Penting juga untuk diperhatikan bahwa orang-orang yang banyak minum air putih sepanjang hari mungkin memiliki warna lebih terang dari urin, itu tidak harus jelas, melainkan redup kuning.

4. Urin berbusa

Perubahan lain dalam buang air kecil yaitu urin berbusa, atau hampir tampak seolah-olah berbuih.

5. Kencing Berdarah

Darah dalam urin juga merupakan tanda-tanda bahwa ginjal berada dalam kesulitan.

6. Sesak Napas

Tidak berfungsinya ginjal membuat cairan masuk ke dalam paru-paru melalui darah. Sedangkan anemia adalah efek samping yang disebabkan oleh tidak cukupnya kandungan oksigen di dalam tubuh. Kedua faktor ini berkolerasi mengakibatkan pasien mengalami kesulitan mengatur napas.

Di daerah sekitar pinggang akan terasa sakit. Kondisi ini berkaitan dengan penyakit batu ginjal. Meski terkadang penyakit batu ginjal tidak menimbulkan gejala, tetap besar kemungkinan pasien merasakan sakit di bagian pinggang akibat terjepitnya batu ginjal dalam ureter. Awalnya rasa nyeri hanya sesekali saja, tetapi akan berlangsung lama jika tidak diberi penanganan medis.

7. Bengkak pada Tungkai

Ketika ginjal berhenti bekerja secara normal, maka ada banyak cairan ekstra yang gagal di buang oleh tubuh, cairan ini akan menempati ruang di mana saja di dalam tubuh. Itu sebabnya salah satu ciri-ciri gagal ginjal yang bisa kita lihat adalah pembengkakan pada kaki, lengan, tangan, atau wajah karena akumulasi cairan.

Pada awalnya, sebagian besar individu melihat pergelangan kaki mereka bengkak pada malam hari, atau wajah bengkak entah dari mana; dan kemudian mereka dapat mulai melihat pembengkakan meluas ke area lain dari tubuh.

Namun perlu dipahami, bahwa tungkai bengkak bisa menjadi tanda dan gejala dari berbagai penyakit lainnya, yang tidak berhubungan dengan gagal ginjal. Jika Anda melihat ini terjadi pada Anda atau keluarga Anda, maka sangat kami anjurkan untuk berkunjung ke dokter guna memastikan penyebabnya.