Diagnosis Penyakit Ginjal Yaitu!

Diagnosis Penyakit Ginjal Yaitu!

Kebanyakan orang kurang menyadari pentingnya menjaga organ tubuh, seperti ginjal. Padahal fungsi ginjal ini sangat vital sebab sebagai penyaring kotoran yang terdapat dalam makanan yang nantinya akan dibuang melalui urine.

Mengingat pentingnya fungsi dari ginjal dalam tubuh kita, maka dari itu penting mengetahui tentang penyakit ginjal dan pengobatannya secara dini. Hal ini memungkinkan agar kita dapat meminimalkan terjadinya penyakit tersebut.

Ginjal berfungsi untuk membuang sampah sisa motabolisma yang terjadi pada sistem tubuh manusia, Secara sistematis akan membuang cairan yang berlebih dari tubuh sebanyak 750 ml – 1500 ml perhari.

Apabila ginjal tidak dapat berfungsi, atau dalam dunia kedokteran sebagai penyakit gagal ginjal, sisa metabolisma yang berada didalam tubuh dan tidak dikeluarkan akan menjadi racun bagi tubuh kita sendiri.

Racun metabolism ini akan berdampak munculnya rasa mual, sakit kepala hebat hingga kesadaran menurun dan muntah.

Penentuan Diagnosa Penyakit Ginjal

Seorang Dokter setelah menanyakan riwayat kesehatan penderita dan tanda serta gejala yang timbul, untuk menentukan adanya/terjadinya kegagalan fungsi ginjal maka Beliau akan melakukan pemeriksaan fisik yang difokuskan pada kemungkinan pembesaran organ ginjal atau pembengkakan sekitar ginjal.

Apabila dicurigai terjadinya kerusakan fungsi ginjal, maka penderita akan dikonsultasikan kepada seorang ahli ginjal (Nephrologist).

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan laboratorium baik darah ataupun urine guna melihat kadar elektrolit sodium dan potassium/kalium. Pada kasus-kasus tertentu tim medis mungkin melakukan pemasangan selang kateter kedalam kantong urine (bladder) untuk mengeluarkan urine. Bila diperlukan, Tim medis akan menyarankan pemeriksaan pengambilan gambar struktur ginjal dengan metode Ultrasound, Computed tomography (CT) scans atau dengan cara Magnetic Resonance Imaging (MRI) scans. Bahkan ada kemungkinan dilakukannya tindakan biopsy, yaitu pengambilan contoh (sample) jaringan ginjal.

Pengobatan dan Penanganan Gagal Ginjal

Penanganan serta pengobatan gagal ginjal tergantung dari penyebab terjadinya kegagalan fungsi ginjal itu sendiri. Pada intinya, Tujuan pengobatan adalah untuk mengendalikan gejala, meminimalkan komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit.

Sebagai contoh, Pasien mungkin perlu melakukan diet penurunan intake sodium, kalium, protein dan cairan. Bila diketahui penyebabnya adalah dampak penyakit lain, maka dokter akan memberikan obat-obatan atau therapy misalnya pemberian obat untuk pengobatan hipertensi, anemia atau mungkin kolesterol yang tinggi.

Seseorang yang mengalami kegagalan fungsi ginjal sangat perlu dimonitor pemasukan (intake) dan pengeluaran (output) cairan, sehingga tindakan dan pengobatan yang diberikan dapat dilakukan secara baik. Dalam beberapa kasus serius, Pasien akan disarankan atau diberikan tindakan pencucian darah {Haemodialisa (dialysis)}. Kemungkinan lainnya adalah dengan tindakan pencangkokan ginjal atau transplantasi ginjal.

Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Berikut ini adalah hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah penyakit ginjal:

– Minum cukup air, minum cukup air yang baik adalah cukup dan tidak berlebihan. Sangat disarankan untuk minum sekitar 3 liter per hari. Minum pelan dan sering serta hindari minum banyak sekaligus.

– Konsumsi makanan yang sehat seperti tidak mengandung banyak lemak, tidak mengandung banyak garam, kurangi asupan makanan yang banyak mengandung gula dan batasi makanan yang mengandung karbohidrat.

– Kendalikan kadar kolesterol dan tekanan darah. Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan kerusakan dan gangguan ginjal sementara kolesterol tinggi akan menyebabkan ginjal terlalu keras dalam menyaring racun dan limbah sehingga memiliki resiko yang tinggi.

– Pilih jenis obat ketika sakit sesuai dengan petunjuk dokter serta hindari minum obat dalam jangka panjang karena bisa menyebabkan kerusakan ginjal.

– Berusahalah untuk berhenti merokok. Bahaya merokok dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah pada ginjal juga berkurang. Ketika ginjal tidak mendapatkan banyak pasokan darah maka kondisinya akan memburuk.

– Jika memiliki penyakit diabetes, jantung dan stroke maka lakukan pemeriksaan ginjal secara teratur. Pemeriksaan teratur bisa mengendalikan kondisi ginjal karena jika muncul penyakit maka bisa langsung diatasi.